mumtazanas.wordpress.com

antivirus, freeware, tips dan trik, seo, advertising

Mahasiswa D3 dan Dosen Doktor


Cerita dibalik gambar

Pemateri Seminar Robot 06 UPI(A)Pemateri Seminar Robot 06 UPI(B)

Kejadiannya sebenarnya sudah lama (20 Mei 2006), sekedar mengenang kejayaan waktu itu.

Mengisi sebuah Seminar Robot yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI – Bandung).

Waktu itu saya diberikan kepercayaan oleh dosen pembimbing tim Robotika Politeknik Negeri Bandung (Polban), bapak Eril Mozef, MS. DEA., untuk menggantikan beliau sebagai nara sumber. Ketika pihak UPI datang menemui beliau, “Itu Anas saja karena dia yang buat program robotnya, lagian saya juga ada halangan,” ujar pak Eril.

Walaupun kurang PeDe tapi ga ada salahnya dicoba. Materi yang diberikan lumayan berat, “Algoritma Proses Kendali Robot”, soalnya background saya bukan dari elektronika ataupun komputer tapi telekomunikasi yang punya hobi ngoprek robot/elektronika.

Waktu sebulan yang diberikan oleh panitia, sehingga selama itu saya kelabakan browsing di internet mengumpulkan bahan sekaligus menyusun materi yang akan disampaikan. Soalnya selain saya, ada pemateri lain yang lulusan S1, S2, dan S3. Jadi jangan sampai bikin malu terlebih lagi saya diberikan kesempatan yang pertama.

Alhamdulillah di internet cukup lengkap untuk mencari bahan-bahan, bahkan boleh dibilang lebih dari cukup.

Agar tidak meluas dan sesuai dengan trend, saya mengambil pengkhususan algoritma robot pemadam api pada kontes robot cerdas indonesia.

Alhamdulillah apa yang saya sampaikan bisa direalisasikan pada kontes robot tahun 2006 dan berhasil merebut juara 1. Kemudian pada tahun 2007 saya diundang kembali untuk mengisi Talk Show yang diadakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang dihadiri juga oleh Presiden Susilo Bambang Y, tapi presiden ga mengikuti talk show-nya.

Materi yang saya sampaikan pada seminar di UPI bisa anda download disini.


7 responses to “Mahasiswa D3 dan Dosen Doktor

  1. evanrama Februari 14, 2008 pukul 3:12 p

    ilmu tak memandang gelar dan strata khan?

  2. narakushutdown Februari 5, 2008 pukul 3:12 p

    yang tidak diperbolehkan adalah sesuatu yang kita ciptakan/kita bikin ini nantinya dijadikan sembahan / disembah oleh seseorang jadi bukan membuat ciptaan yang menyerupai ciptaan ALLAH, karena ini hanya sebuah alat yang akan mempermudah pekerjaan kita.

    wallahua’lam

  3. achoey Februari 4, 2008 pukul 3:12 p

    Sughanlloh,

    Semangat terus Akhi!

  4. Beta Uliansyah Februari 4, 2008 pukul 3:12 p

    Assalamualaykum warahmatullahi wabarakaatuh,

    Barakallahu fiikum, saya bangga melihat seorang muslim yang taat, salafy, bisa berkarya dan berprestasi, memberikan manfaat bagi kebaikan hidup umat manusia.

    Jujur, saya terinspirasi oleh orang-orang seperti Anda. Mudah2an Allah memudahkan hidup Anda.

    Wassalamualaykum.

  5. hadid Januari 26, 2008 pukul 3:12 p

    Robot, menurut kebudayaan Jepang, turunan dari kata yang kurang lebih berarti budak, pesuruh ,atau pembantu yang memudahkan suatu pekerjan.

    Saat ini lebih sering dimaksud searangkaian alat untuk mempermudah pekerjaan manusia.

  6. Mr. Fortynine Januari 23, 2008 pukul 3:12 p

    waduh, saya tidak mengerti sama sekali. maklum, bukan anak kedokteran… :P

  7. AL Januari 23, 2008 pukul 3:12 p

    Assalamu’alaikum

    garuk2 mode on:Sy mah kl urusan agama ga begitu ngarti2 amat,awam malah.. nah ketika baca ttg robot sy tuh jadi kepikiran gini..yang namax robot katanya meniru manusia. Emang jadi kayak manusia seh…sy pernah ikut seminar ttg AI. Pembicarax yg lulusan Jepang ngasih liat robot yg mk kimono trus bisa nari Jepang layaknya manusia trus ada robot cewek yg bisa memainkan alat musik sejenis klarinet. Denger dari kawan juga bahwa robot2 di Jepang ada yg bisa nangis(ga tau bener ato ga).

    Nah disini keywordx adalah “meniru” apa ga meniru buatannya Allah??Kan niru perbuatanx manusia bergerak..berjalan..??ni sy nyomot dari internet:
    Dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda : ALLAH Ta’ala berfirman : Dan siapakah yang lebih dzalim dari mereka yang akan membuat satu ciptaan seperti ciptaan-Ku, maka hendaknya mereka menciptakan satu dzarrah, atau biji, atau gandum.” (Dalam Shahihain, lafadz Riwayat Muslim).*garuk2 mode of

    Wass…

    Wa’alaikumussalam, kadang orang salah mengartikan antara robot dan android. Adapun android adalah robot yg bentuk dan kemampuan mirip manusia. Adapun robot secara umum bisa diartikan automatic machine. Jadi ketika anda menggunakan mesin cuci yg automatic maka mesin cuci bisa dikatakan robot. Nah robot tersebutlah yg saya maksud.
    Adapun AI (kecerdasan buatan) adl salah satu jenis algoritma didlm robot (saya juga blm mendalami scr banyak).
    Disini saya bisa menangkap sedikit dari pertanyaan anda, alhamdulillah berdasarkan fatwa ulama belum ada yg mengharamkan ttg robot dg alasan meniru makhluk ciptaan Allah (krn tdk masuk didalamnya), adapun yg dilarang adl peniruan bentuk makhluk ber-ruh (manusia atau hewan) dan ini dari segi bentuknya. Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: