mumtazanas.wordpress.com

antivirus, freeware, tips dan trik, seo, advertising

Komentar yang Menumpuk


Awalnya ada 800-an sekarang tinggal 300-an sebagian ada yg dijawab, ada yang di-approve tanpa jawaban, dan ada yang dihapus.

Beberapa alasan malas menjawab komentar:

  • Komentar tidak sesuai dengan topik tulisan yang dibicarakan.
  • Mengulang komentar pertanyaan. Sebenarnya jika dia mau jeli membaca di komentar lain tentu sudah terjaawab.
  • Permintaan yang kebangetan, contoh: Mas software-nya tolong dikirimkan ke email saya, atau yg sejenisnya.
  • Pertanyaan yang terlalu polos.

Ada beberapa analisa yang bisa saya ambil

  • Masih banyak orang yang malas untuk membaca
  • Masih banyak orang yang belum memanfaatkan search engine (Google, Yahoo, dll)

13 responses to “Komentar yang Menumpuk

  1. ryan September 16, 2008 pukul 3:12 p

    kalau mau mudah jwbnya gak usah pakai edit comment

  2. Zulfi September 15, 2008 pukul 3:12 p

    saya juga kadang malas mbalas komentar kalo komentarnya ga mutu.. dalam arti sering ga mbaca artikelnya, tapi hanya lihat judul dan langsung komentar… duh!

  3. EEng September 13, 2008 pukul 3:12 p

    wow, keren banget bisa nyampe banyak gitu komennya. Bener mas, kalo komen gak sesuai topik mending langsung masuk tongsam aja.

  4. agungwp September 11, 2008 pukul 3:12 p

    jazakumullah khairan katsir atas infonya
    http://agungwp.wordpress.com

  5. bunda rie September 11, 2008 pukul 3:12 p

    wah..mas..segitu banyak komentarnya? hebatttt…. tetep semangat donggg

  6. rismaka September 10, 2008 pukul 3:12 p

    Dulu waktu baru punya blog, trus saat trafick-nya masih dikit, kita seneng banget kalo ada komentar masuk. Sepolos apapun pertanyaan pasti debela-belain buat ngejawabnya.
    Wajar mas… klo udah berjibun, trus klo udah terkenal kita jadi maless jawabnya. Tapi jangan males sama orang2nya ya…

  7. Abu Ammar September 10, 2008 pukul 3:12 p

    Kadang kan sambil promosi link juga……………….

  8. darmawanku September 10, 2008 pukul 3:12 p

    begitulah mas, karena setiap orang berbeda2 maka kita harus tahu bagaimana menyikapinya.

  9. arifromdhoni September 10, 2008 pukul 3:12 p

    Tidak semua harus dijawab .. Jawab seperlunya saja :D

  10. Silo September 9, 2008 pukul 3:12 p

    Ya begitulah terkadang juga cuman ninggalin telek saja he..he

  11. rindra September 9, 2008 pukul 3:12 p

    Kalau kita SABAR pasti akan ada balasnya, sehingga perlu belajar ilmu IKHLAS. Sesama Ikhwan harus amar ma’ruf nahi mungkar.

  12. aRuL September 9, 2008 pukul 3:12 p

    maklum lah bro, kadang orang mencari mudahnya aja :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: