mumtazanas.wordpress.com

antivirus, freeware, tips dan trik, seo, advertising

Fatwa Lajnah Da’imah (Dewan Tetap Arab Saudi) Seputar Bencana di Jalur Gaza 2008-2009


Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi dan rasul yang paling mulia, nabi kita Muhammad dan kepada keluarga beliau beserta para shahabatnya dan ummatnya yang setia mengikutinya sampai akhir zaman. Wa ba’da;

Sesungguhnya Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Ifta’ (Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa) di Kerajaan Saudi Arabia mengikuti (perkembangan yang terjadi) dengan penuh kegalauan dan kesedihan akan apa yang telah terjadi dan sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita muslimin Palestina dan lebih khusus lagi di Jalur Gaza, dari angkara murka dan terbunuhnya anak-anak, kaum wanita dan orang-orang yang sudah renta, dan pelanggaran- pelanggaran terhadap kehormatan, rumah-rumah serta bangunan-bangunan yang dihancurkan dan pengusiran penduduk. Tidak diragukan lagi ini adalah kejahatan dan kedzaliman terhadap penduduk Palestina.

Dan dalam menghadapi peristiwa yang menyakitkan ini wajib atas ummat Islam berdiri satu barisan bersama saudara-saudara mereka di Palestina dan bahu membahu dengan mereka, ikut membela dan membantu mereka serta bersungguh-sungguh dalam menepis kedzaliman yang menimpa mereka dengan sebab dan sarana apa pun yang mungkin dilakukan sebagai wujud dari persaudaraan seagama dan seikatan iman. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara”. (Al Hujurat: 10) dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain”. (At-Taubah: 71) dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan yang saling menopang, lalu beliau menautkan antar jari-jemari (kedua tangannya)”. (Muttafaqun ‘Alaihi) dan beliau juga bersabda: “Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal kasih sayang, kecintaan dan kelemah-lembutan diantara mereka adalah bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggotanya yang sakit maka seluruh tubuh juga merasakan sakit dan tidak bisa tidur”. (Muttafaqun ‘Alaihi) dan beliau juga bersabda: “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak mendzalimi saudaranya, tidak menipunya, tidak memperdayanya dan tidak meremehkannya”. (HR. Muslim)

Dan pembelaan bentuknya umum mencakup banyak aspek sesuai kemampuan sambil tetap memperhatikan keadaan, apakah dalam bentuk benda atau suatu yang abstrak dan apakah dari awam muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian, dan yang lain sebagainya. Atau dari pihak pemerintah Arab dan negeri-negeri Islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan kepada mereka dan mengambil posisi dibelakang mereka dan membela kepentingan- kepentingan mereka di pertemuan-pertemuan , acara-acara, dan musyawarah-musyawar ah antar negara dan dalam negeri. Semua itu termasuk ke dalam bekerjasama di atas kebajikan dan ketakwaan yang diperintahkan di dalam firman-Nya: “Dan bekerjasamalah kalian di atas kebajikan dan ketakwaan”. (Al Ma’idah: 2)

Dan termasuk dalam hal ini juga, menyampaikan nasihat kepada mereka dan menunjuki mereka kepada setiap kebaikan bagi mereka. Dan diantaranya yang paling besar, mendoakan mereka pada setiap waktu agar cobaan ini diangkat dari mereka dan agar bencana ini disingkap dari mereka dan mendoakan mereka agar Allah memulihkan keadaan mereka dan membimbing amalan dan ucapan mereka.

Dan sesungguhnya kami mewasiatkan kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Ta’ala dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana kami mewasiatkan mereka agar bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan perpecahan dan pertikaian, serta menutup celah bagi pihak musuh yang memanfaatkan kesempatan dan akan terus memanfaatkan (kondisi ini) dengan melakukan tindak kesewenang-wenangan dan pelecehan.

Dan kami menganjurkan kepada semua saudara-saudara kami untuk menempuh sebab-sebab agar terangkatnya kesewenang-wenangan terhadap negeri mereka sambil tetap menjaga keikhlasan dalam berbuat karena Allah Ta’ala dan mencari keridha’an-Nya dan mengambil bantuan dengan kesabaran dan shalat dan musyawarah dengan para ulama dan orang-orang yang berakal dan bijak disetiap urusan mereka, karena itu semua potensial kepada taufik dan benarnya langkah.

Sebagaimana kami juga mengajak kepada orang-orang yang berakal di setiap negeri dan masyarakat dunia seluruhnya untuk melihat kepada bencana ini dengan kacamata orang yang berakal dan sikap yang adil untuk memberikan kepada masyarakat Palestina hak-hak mereka dan mengangkat kedzaliman dari mereka agar mereka hidup dengan kehidupan yang mulia. Sekaligus kami juga berterima kasih kepada setiap pihak yang berlomba-lomba dalam membela dan membantu mereka dari negara-negara dan individu.

Kami mohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang husna dan sifat-sifat- Nya yang tinggi untuk menyingkap kesedihan dari ummat ini dan memuliakan agama-Nya dan meninggikan kalimat-Nya dan memenangkan para wali-Nya dan menghinakan musuh-musuh- Nya dan menjadikan tipu daya mereka boomerang bagi mereka dan menjaga ummat Islam dari kejahata-kejahatan mereka, sesungguhnya Dialah Penolong kita dalam hal ini dan Dzat Yang Maha Berkuasa.

Dan shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga serta shahabatnya dan ummatnya yang mengikuti beliau dengan baik sampai hari kiamat.

Diterjemahkan dari http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152

Tanggal kirim : 01/01/2009

http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&action=detail&arid=151

Mendoakan Kebinasaan Musuh

اللَّهمَّ مُنْزِلُ الْكِتَابِ سَرِيعَ الْحِسَابِ، اللَّهُمَّ اهْزِمْ الاَْحْزَابَ اللَّهُمَّ اهْزِمْهُمْ وَزَلْزِلْهُم

Ya Allah, yang menurunkan AlQuran, yang cepat hisabnya, hancurkanlah kelompok itu, ya Allah hancurkan mereka dan goncangkanlah mereka”.


9 responses to “Fatwa Lajnah Da’imah (Dewan Tetap Arab Saudi) Seputar Bencana di Jalur Gaza 2008-2009

  1. hurie Januari 13, 2009 pukul 3:12 p

    kalau muslimin menang, katanya kiamat sudah dekat.
    marilah kita tetap menjaga kemusliman kita dan mendoakan muslim yang lain, khususnya di palistina.

  2. abrari Januari 6, 2009 pukul 3:12 p

    Mas, boleh nanya nggak?
    Ada SMS yang mengatakan bahwa pemimpin Hezbollah, Hasan Nasrallah menyeru umat muslim untuk membaca ayat 26-27 surat al-Fath untuk kemenangan saudara-saudara kita di Filistin. Apakah itu ada contohnya? Apakah ada manfaatnya? Ane sangat ragu karena beliau (Hasan Nasrallah) adalah orang syi’ah.

    Salam kenal…

    Setahu saya adalah dengan doa. Wallahu a’lam. SMS berantai sudah biasa ga jelas sumbernya

  3. lambang5010 Januari 3, 2009 pukul 3:12 p

    gimana mau menang kalo negara timur tengah yang mayoritas muslim aja gak bersatu, coba bersatu tak ada lawan gitoe lhooooooooooooh

  4. lambang5010 Januari 3, 2009 pukul 3:12 p

    ammmiiieeennn …

  5. senopatiarthur Januari 2, 2009 pukul 3:12 p

    Atau dari pihak pemerintah Arab dan negeri-negeri Islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan kepada mereka dan mengambil posisi dibelakang mereka dan membela kepentingan- kepentingan mereka di pertemuan-pertemuan , acara-acara, dan musyawarah-musyawar ah antar negara dan dalam negeri. Semua itu termasuk ke dalam bekerjasama di atas kebajikan dan ketakwaan yang diperintahkan di dalam firman-Nya: “Dan bekerjasamalah kalian di atas kebajikan dan ketakwaan”. (Al Ma’idah: 2)

    Mengenai paragraf diatas ada hal perlu dikoreksi:

    Tindakan negeri-2 muslim yang hanya mengutuk, mengecam dan nantinya berujung pada pertemuan, acara, musyawarah yang tidak akan memberikan solusi pada rakyat palestina. Tindakan2 tsb sudah dilakukan selama beberapa dekade dan tidak membuahkan hasil.

    Maka hal yang urgent kali ini bagaimana seharusnya membela rakyat palestina dengan jalan perang yang seharusnya diusung oleh negeri2 muslim (saudi arabia, mesir, pakistan, indonesia, dll), sebagaimana ayat2 al Qur’an yang mengatur masalah perang:

    Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, tetapi janganlah kalian melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS al-Baqarah [2]: 190).

    Jika mereka meminta pertolongan kepada kalian dalam urusan agama ini maka kalian wajib menolong mereka. (QS al-Anfal [8]: 72)

    Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah (QS AL ANFAL:39)

    Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!.” (QS AN NISAA’:75)

    Mas benar tapi tentunya ummat muslim harus bersatu dulu kan. Sesuatu seruan/ajakan itu menurut kadarnya (lihat situsasi dan kondisi). Bilapun seseorang pemimpin menyerukan jihad belum tentu pengikutnya mau. Nah itulah perbedaan antara orang yang berilmu dan orang yang hanya mengandalkan semangat

  6. Abu Luqman Januari 1, 2009 pukul 3:12 p

    Do’a nya jadi ingat yang di tembok asrama dulu itu..

  7. faza4peace Januari 1, 2009 pukul 3:12 p

    salam bro..minta ijin…mahu copas ini artikel…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: