mumtazanas.wordpress.com

antivirus, freeware, tips dan trik, seo, advertising

Hukum Demonstrasi untuk Palestina


Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan

Soal Pertama:
Fadhilatussyaikh, banyak pertanyaan yang muncul tentang apa yang hendaknya dilakukan oleh seorang muslim berkenaan dengan apa yang terjadi pada saudara-saudara kita di Palestina, menyangkut doa untuk mereka, memberikan bantuan finansial, atau berjihad bersama mereka.

Jawab:
Apa yang wajib bagi setiap muslim adalah hendaknya mereka berdoa bagi saudaranya sesama muslim, dan membantu mereka dengan bantuan finansial. Hendaknya mereka membantu dalam bentuk finansial dan doa. Ini adalah yang wajib bagi mereka dan yang bermanfaat bagi Muslimin Palestina.

Soal kedua:
Jazakallahu khairan ya Syaikh, penanya berikutnya berkata, “Apa hukum demonstrasi, apakah ini termasuk berjihad karena Allah?”

Jawab:
Demonstrasi itu tidak ada manfaatnya, ini hanya bentuk keributan belaka. Demonstrasi merupakan bentuk kekacauan. Bagaimana hal tersebut bisa menimpakan bahaya bagi para musuh, jika orang-orang keluar dan berdemonstrasi di jalan-jalan, mengangkat suara mereka? Bahkan, ini akan membuat para musuh senang dan bahagia. Mereka akan mengatakan, “Apa yang kita lakukan telah memudharatkan dan melukai mereka.” Para musuh akan senang.

Islam adalah agama yang tenang dan penuh kehati-hatian, Islam adalah agama ilmu, bukan agama yang suka keributan. Islam adalah agama yang mendorong untuk bertindak tenang dan hati-hati, di mana pada saat yang bersamaan, Islam mendorong amalan shalih, yang bermanfaat dan terpuji, seperti menyediakan bantuan kepada sesama muslim, berdoa untuk mereka, dan memberikan bantuan finansial dan senjata.

Ini adalah perkara yang terpuji. Selain itu (perkara yang bermanfaat lainnya) adalah menentang tekanan yang sedang mereka (muslim Palestina) alami sekarang dan meminta kepada negara-negara yang mengklaim bahwa mereka negara demokrasi, agar muslim Palestina diberikan haknya, meminta hak asasi manusia yang banyak mereka besar-besarkan.

Bagaimana pun juga, bagi mereka, ‘manusia’ (yang dimaksud di dalam HAM) adalah orang-orang kafir, di mana muslim tidaklah mereka anggap sebagai manusia -orang muslim adalah teroris! Mereka memanggil muslim sebagai teroris, dan ‘manusia’ dalam definisi HAM hanyalah orang-orang kafir!

Jadi, kaum muslimin harus mengikuti dan berpegang teguh dengan ajaran Islam yang telah disyariatkan dalam permasalahan ini dan demikian pula pada kejadian lainnya.

Islam tidaklah mengajarkan demonstrasi, berteriak-teriak dan meninggikan suara. Tidaklah disyariatkan untuk menghancurkan properti-properti atau melakukan tindakan anarki. Ini bukanlah bagian Islam. Bahkan perkara-perkara ini tidaklah memberikan manfaat. Ini justru membahayakan kaum muslimin, tidak membahayakan musuh. Kenyataannya, musuh-musuh mereka akan bergembira dan berkata kepada diri mereka sendiri, “Aku telah memudharatkan mereka”, “Aku telah membuat mereka murka”, “Aku telah berhasil mempengaruhi mereka”.


(Ditranskrip dan diterjemahkan untuk blog ulamasunnah
dari Question and Answer session on Paltalk, dari email Abu Khadeejah – SalafiPublication forum@salafipublications.com pada tanggal 5 Muharram 1430 -2 Januari 2009)


7 responses to “Hukum Demonstrasi untuk Palestina

  1. Bejo Magelang Januari 12, 2009 pukul 3:12 p

    Silakan Sahabat-sahabat mengikuti pendapat ulama-ulama yang menjadi panutan Antum, tapi hargailah pendapat dari ulama-ulama lain yang tidak sefaham dengan ulama-ulama Antum.
    Bila keberadaan tentara kafir Amerika saja di tanah Arab saja Antum torelansi, mengapa dengan saudara-saudara seiman saja Antum tidak bisa toleransi.

  2. Irwan Januari 10, 2009 pukul 3:12 p

    Demontrasi adalah salah satu bentuk kekacauan, apapun itu namanya : aksi damai, aksi solidaritas, dll. Tahukah kalian, musuh-musuh islam senang dengan kekacauan ummat ini.
    satu lagi, Israel bukan yahudi. jadi jangan sebut israel untuk mereka , cukup yahudi laknatullah

  3. dhawi1986 Januari 9, 2009 pukul 3:12 p

    mas…
    maaf mungkin jawaba saya sedikit berbeda dari yang lainnya…

    bagi saya.. demo merupakan sedikit rasa solidaritas kita terhadap saudara kita, yang pada hal ini adalah Palestina…

    selain kita berdo’a, memberikan bantuan baik moril maupun materil… kita juga harus memberikan support, yaitu semacam demo agar seluruh dunia tahu bahwa kita ini PEDULI terhadap mereka….

    dulu waktu Indonesia mau merdeka… Negara pertama yang setuju & mengakui terhadap kemerdekaan Indonesia atas Belanda adalah Negara-negara Arab, termasuk Palestina… & mereka berdemo di jalan2…. itu terjadi setahun sebelum di proklamirkannya kemerdekaan…

    jadi Demo merupakan rasa PEDULI kita terhadap mereka…

    memang jangan jadikan DEMO untuk berbuat anarkis….

    TAPI LIHATLAH… saudara ktia yang di Palestina sedang dijajah … apa kita mau tinggal diam ? cuma berdo’a dirumah…..

    INGAT !!! JIKA MELIHAT SUATU KEMUNGKARAN… RUBAHLAH DENGAN TANGAN (KEKUATAN), JIKA TIDAK BISA, MAKA DENGAN LISAN, JIKA TIDAK BISA LAGI MAKA DENGAN HATI (INGAT INI ADALAH SEKECIL-KECILNYA IMAN….!!!)

    salam,

    Muwahhidin Firdaus

    http://dhawi1986.wordpress.com

  4. abrari Januari 6, 2009 pukul 3:12 p

    Mereka mengutuk orang-orang kafir, tapi mereka sendiri justru meniru-niru perbuatan orang-orang kafir tersebut (demo-demoan)…

  5. masbadar Januari 5, 2009 pukul 3:12 p

    (eh, mandan murah hati sethithik njejel mas, masa link gak bisa nampil di nama kita? kita2 gak bisa tenar dan gak bisa dapetin backlink… :D :D (becanda, hapus aja koment ini..)

  6. masbadar Januari 5, 2009 pukul 3:12 p

    hamas ngelempar satu roket, nyasar ke Tk juga, gak ada yg mati.. en si srael ngebales dgn hujan bom, seabrek yg mati, gak ada berita satu acan di BBC atau di social bookmarket internasional. Ada yg menyalahkan langkah Hamas, karena memperbandingkan dgn tepi barat yg cenderung lebih stabil, karena fatah memegang di sana. Nanti juga kalo abis perang sama si srael, hamas dan fatah saling baku hantam rebutan kantor. :) BTW anyway, wajib bagi kita untuk bantu mereka yg jadi korban. mereka muslim!! lepas dari itu semua ada tragedi kemanusiaan di sana, karena bukan muslim saja korbannya. Yg bisa duit, bantu duit, yg bisa qunut nazilah, lakukan! yg bisa dateng bawa obat dan dokter, lakukan! Jangan emosional pake DEMO! Bikin macet aja.. :D
    ————-
    salam, mas anas.. lagi sibuk di mana neh? salam baen kanggo keluargane njengengan.. baarokalloohu fiik..

  7. M Shodiq Mustika Januari 4, 2009 pukul 3:12 p

    “… wajib bagi setiap muslim … membantu mereka dengan bantuan finansial”?

    Tidakkah seharusnya hukumnya adalah wajib kifayah, bukan wajib ‘ain?


    Setiap berarti wajib ‘ain dan disesuaikan kadar kemampuannya. wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: